Banner
DITPSMKedukasi
Galeri Photo Terbaru
"SMART" Clock
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Statistik

Total Hits : 336248
Pengunjung : 75028
Hari ini : 148
Hits hari ini : 313
Member Online : 4
IP : 54.158.248.167
Proxy : -
Browser : Opera Mini


:: Kontak Admin ::

asmaraamir   
Agenda
20 September 2017
M
S
S
R
K
J
S
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
Login Member
Username:
Password :

PENYERAHAN BANTUAN BEASISWA SISWA MISKIN BERBASIS KARTU SEJAHTERA, SOSIALISASI BAHAYA DBD,

Tanggal : 19-01-2016 14:28, dibaca 286 kali.

PENYERAHAN BANTUAN BEASISWA SISWA MISKIN BERBASIS KARTU SEJAHTERA, SOSIALISASI BAHAYA DBD, SOSIALISASI PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) DAN SOSIALISASI SISTIM INFORMASI AKADEMIK (SIKAD)

(Salurkan Bantuan, Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa)

 
 

WABAH demam berdarah yang melanda kota Gorontalo akhir-akhir ini mengundang keprihatinan berbagai pihak, salah satunya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Gorontalo.

Bahkan kasus demam berdarah dengue (DBD) Menjadi salah satu agenda penting yang harus dilaksanakan sekolah dengan segudang prestasi ini guna meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus berbahaya.

Hal ini terungkap dalam pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan penanggulangan DBD  dirangkai dengan penyerahan bantuan siswa miskin atau (BSM), bantuan Program Indonesia Pintar atau (PIP) dan Sistem Informasi Akademik atau (SIKAD), Jumat,(15/01) yang berlangsung di Aula SMK N 4 GORONTALO yang dihadiri langsung oleh Kepala dinas pendidikan kota Gorontalo Dr. H. Abram Badu,M.Pd, Pengawas/Pembina SMK Dr. Rustam Umalu, pemerhati kesehatan dr. Triyogo serta orang tua siswa.

Kadis Pendidikan kota Gorontalo sangat mengapresiasi kegiatan yang menurutnya sarat akan makna. Sekolah ini merasa bertanggung jawab akan kesehatan dan kebersihan lingkungan di samping berbagai prestasi dan kegiatan membuktikan berhasilnya sekolah ini dalam menjalankan sistem pendidikan terarah dengan melibatkan banyak unsur. “Perkembangan SMK N 4 Gorontalo dari tahun ke tahun meningkat dengan pesat. Kami tetap akan memberikan perhatian berkaitan dengan bantuan pengembangan sarana dan prasarana sekolah sekolah sepanjang kami lihat SMK N 4 Gorontalo masih layak membutuhkannya”. Ujar Dr. H. Abram Badu, M.Pd yang juga perintis dan pendiri SMK N 4 Gorontalo.

Sementara itu, kepala SMK N 4 Gorontalo Drs. Jakub A. GuE menuturkan sangat prihatin dengan penyebaran DBD yang tentu saja sangat membahayakan keselamatan jiwa manusia terutama para siswanya.

“ Kondisi ini tentu kita tidak inginkan dan memerlukan perhatian dan kesadaran para siswa dan orang tua untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungannya”. Ujar Jakub a. GuE.

Terkait dengan penyerahan berbagai bantuan kepada siswa, dirinya mengakui BDM adalah program pemerintah Kota Gorontalo. Bantuan ini diberikan kepada 65 orang dalam bentuk seragam sekolah meliputi sepatu, kaus kaki, baju, rok/celana, tas dan ikat pinggang sedangkan bantuan PIP yang merupakan program nasional melalui Direktorat Pembinaan SMK yang diberikan kepada 241 orang siswa dimana 223 siswa memperoleh bantuan sebesar rp. 1.000.000 dan rp. 500.000 kepada 18 siswa.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua unsur yang telah memberikan perhatiannya melalui bantuan ini. Harapannya dapat digunakan dengan sebaik-baiknya sekaligus menjadi motivasi bagi siswa dalam meningkatkan prestasi belajar”. Ujar kepala SMK N 4 Gorontalo Drs. Jakub A. GuE

Ditambahkannya, pihaknya telah memproses beasiswa keahlian khusus kepada 77 orang siswa dari program keahlian desain dan produksi kria kayu dan tekstil dengan besaran rp. 1.000.000 serta beasiswa prestasi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan besaran Rp. 2.000.000 kepada 3 orang siswa.

Dan yang sangat membanggakan sekolah juga memberikan perhatian khusus kepada orang tua siswa yang ingin melakukan control dan monitoring terhadap perkembangan anaknya baik jadwal pelajaran, aktiitas dan kegiatan ekstrakurikuler sampai tahap penilaian melalui Sistem Informasi Akademik (SIKAD).

“SIKAD menjadi bagian dari cyberschool yaitu sistem informasi sekolah yang mengkoordinasikan sebuah system akademik konvensional dengan melibatkan banyak unsur tidak hanya guru dan siswa tetapi mengajak orang tua untuk terlibat dalam proses pendidikannya”. Tukasnya.



Pengirim : Rely La Ode
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas